Dua Anggota BANSER Pembakar Bendera Berlafaz Tauhid Ditetapkan Jadi Tersangka - Metro Media

Hot News

Buat Anda Yang Ingin Menabung Akhirat

Buat anda yang ingin menabung akhirat dalam pendidikan anak yatim piatu,bisa mendonasikan sedikit rezekinya ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Monday, October 29, 2018

Dua Anggota BANSER Pembakar Bendera Berlafaz Tauhid Ditetapkan Jadi Tersangka

Dua Anggota BANSER Pembakar Bendera Berlafaz Tauhid Ditetapkan Jadi Tersangka
Ket Foto : Pelaku pembakaran bendera berlafaz Tauhid di Garut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.
METRO-MEDIA.ONLINEPolisi menetapkan dua oknum anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser) sebagai tersangka kasus pembakaran bendera berkalimat tauhid yang dianggap bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Garut.
"Iya sudah dijadikan tersangka," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana seperti dilansir dari  detikcom, Selasa (30/10/2018).
Penyidik sebelumnya menegaskan M dan F hanya dijadikan saksi dalam insiden ini. Namun menurut Umar penyidikan bersifat dinamis dan penyidik memperoleh alat bukti baru sehingga menetapkan dua orang tersebut sebagai tersangka.
BACA JUGA : 

"Penyidikan itu beraifat dinamis, bukan statis, penyidik mengambil kesimpulan berdasarkan alat bukti. Kalau saat rilis belum ada alat bukti, ya ngga bisa menyimpukan yang sifatnya final. Nah perjalanan penyidikan ditemukan alat bukti baru yang tentu akan mempengaruhi kesimpulan penyidik," katanya.
Umar menjelaskan alat bukti tersebut merupakan keterangan saksi. Saksi yang didapat menjelaskan bahwa pembakaran itu masih dalam rangkaian upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Garut. 
"Kegiatan pembakaran bendera HTI masih dalam rangkaian pelaksanaan upacara yang berlangsung, sehingga dianggap mengganggu pelaksanaan upacara HSN," katanya.
Kepada dua pembakar tersebut, polisi menjerat dengan pasal yang sama seperti yang diberikan kepada pembawa bendera HTI, Uus Sukmana. Polisi menjerat M dan F Pasal 174 KUHP.
"Sesuai delik di Pasal 174 KUHP," kata Umar.
Sebelumnya polisi telah menetapkan Uus sebagai tersangka dalam kasus ini. Uus dijerat Pasal 174 KUHP lantaran membawa bendera HTI saat upacara peringatan HSN di alun-alun Limbangan, Garut.(R03) (RSY)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber