Rupiah Melemah, Pembayaran Bunga Utang Diprediksi Bengkak Rp 20 T - Metro Media

Hot News

Buat Anda Yang Ingin Menabung Akhirat

Buat anda yang ingin menabung akhirat dalam pendidikan anak yatim piatu,bisa mendonasikan sedikit rezekinya ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Thursday, December 6, 2018

Rupiah Melemah, Pembayaran Bunga Utang Diprediksi Bengkak Rp 20 T

Foto: Tim Infografis: Zaki Alfarabi
Ilustrasi
METRO-MEDIA.ONLINENilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) beberapa bulan lalu sempat melemah angka Rp 15.200. 

Hal tersebut berdampak pada berbagai sektor di dalam negeri, mulai dari harga pangan impor sampai pembayaran bunga utang yang bengkak sampai puluhan triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan, pembayaran bunga utang pemerintah di 2018 diprediksi mencapai Rp 258 triliun. Setelah sebelumnya perkiraan pembayaran bunga utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang hanya sekitar Rp 238 triliun. Artinya, pembayaran bunga utang mengalami pembengkakan sekitar Rp 20 triliun.

"Ada kenaikan sekitar 19%. Pembayaran bunga utang meningkat karena kenaikan suku bunga dan kurs rupiah meningkat, sehingga ada kenaikan yang cukup besar," ujar Sri Mulyani saat Menghadiri media briefing di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018).

Sri Mulyani menjelaskan, peningkatan pembayaran bunga utang pemerintah yang bengkak saat ini merupakan dampak dari kondisi ekonomi global. 

BACA JUGA :

Langkah kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga acuan memicu bank sentral di negara-negara lain untuk melakukan hal serupa. 

Langkah kebijakan kenaikan suku bunga ini juga diambil oleh Bank Indonesia (BI) yang berimbas pada sejumlah mata uang beberapa negara melemah dari dolar AS, tidak terkecuali rupiah.
Strategi untuk menurunkan biaya utang pun dilakukan. Sri Mulyani menjelaskan, langkah awal yang bisa dilakukan yaitu pemerintah konsisten untuk menekan sumber penerimaan dari utang. 

Kemudian mendorong peningkatan aliran penerimaan negara, langkah tersebut akan dampak pada kenaikan tingkat suku bunga acuan bank sentral nasional.(IB)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber