Pelaku Pembunuhan Wanita Tak Berbusana di Pantai Ditangkap - Metro Media

Hot News

Buat Anda Yang Ingin Menabung Akhirat

Buat anda yang ingin menabung akhirat dalam pendidikan anak yatim piatu,bisa mendonasikan sedikit rezekinya ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Sunday, January 27, 2019

Pelaku Pembunuhan Wanita Tak Berbusana di Pantai Ditangkap

Ilustrasi mayat korban pembunuhan.
Mayat
METRO-MEDIA.ONLINETim Cobra Polres Lumajang dan Polres Jember, Jawa Timur, menangkap dua pelaku pembunuhan wanita yang ditemukan tewas tanpa busana di Pantai Paseban beberapa waktu lalu. Dua pelaku ditangkap pada Jumat, 25 Januari 2019.
Dari kedua pelaku, salah satu pelaku masih di bawah umur dan berstatus pelajar yakni berinisial MNR (15). Sedangkan satu pelaku lainnya bernama M Syafi'i (24).
Kapolres Lumajang Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Arsal Sahban mengatakan, kasus pembunuhan ini bermula saat tersangka M Syafi'i berjanji untuk bertemu dengan korban untuk berkencan karena sebelumnya mereka berdua juga pernah berkencan.


"Menurut keterangan tersangka, korban memasang tarif sebesar Rp50 ribu untuk sekali kencan," kata Arsal kepada salah satu media, Senin, 28 Januari 2019.
Tersangka Syafi’i mengajak tersangka lainnya yaitu MNR untuk bertemu dengan korban di wilayah Kota Lumajang. Setelah bertemu, tersangka Syafi’i membonceng korban dengan menggunakan sepeda motor Honda Blade. Sedangkan sepeda motor milik korban yakni Yamaha Mio Soul dikendarai oleh MNR menuju ke areal makam Sentono (pinggir sungai) Dusun Krajan 2, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.
BACA JUGA :

Sesampai di lokasi, Syafi’i langsung bersetubuh dengan korban. Namun setelah selesai, terjadi adu mulut di antara keduanya dengan alasan korban meminta bayaran lebih kepada Syafi’i.
"Pelaku pun akhirnya emosi dan memukul korban pada bagian kepala dengan tangan kosong dan juga sempat beberapa kali memukul dengan helm milik korban. MNR pun akhirnya menghampiri keduanya, namun korban telanjur sudah setengah sadar," ujarnya.
Dalam keadaan panik, mereka berdua akhirnya melempar tubuh korban ke sungai, tepatnya di sungai Bondoyudo Sentono Tebuan, Dusun Krajan II, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.
Aliran sungai tersebut sendiri mengalir ke arah Pantai Laseban, sehingga korban terbawa arus hingga ke Pantai Paseban, Kabupaten Jember.
Dalam pengakuanya, tersangka menerangkan tidak tahu apakah saat dilemparkan ke arah sungai, korban dalam keadaan meninggal dunia atau belum.
"Setelah kejadian tersebut, tersangka mengambil tas milik korban yang berisi perhiasan emas serta sepeda motor milik korban, dan selanjutnya dijual di wilayah Kabupaten Situbondo," katanya.
Selain itu, tersangka juga mengaku aksi pembunuhan tersebut tidak direncanakan dan murni karena emosi usai keduanya terlibat percekcokan.


“Namun kami tidak langsung percaya atas pengakuan tersebut lantaran keduanya juga mengambil barang milik korban. Kami akan menyelidiki lebih lanjut atas motif pembunuhan ini," kata Arsal.
Ia pun menyayangkan, salah satu pelaku merupakan anak di bawah umur dan membuktikan adanya degradasi moral di lingkungan sekitar.
"Ini menjadi PR kita bersama untuk membangun karakter dan kepribadian positif sejak usia dini," ucapnya.
Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka M Syafi'i melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan ke kaki kiri. Saat ini tersangka M. Syafi’i dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. (vv)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber